BULDOSERNEWS-Tuan rumah Persip Pekalongan mengandaskan para pemain eks PSIS Semarang yang tergabung dalam Arkatama dengan skor 1-0, dalam laga perdana turnamen eksibisi segitiga di Stadion Kraton kota Pekalongan, Jumat (25/6) sore.
Satu-satunya gol tim kebanggaan masyarakat Kota Batik itu diciptakan oleh Rozikin pada babak pertama di menit ke-35.
Sejak peluit tanda kick off dimulai pukul 15.30 WIB, tim asuhan Sugeng Widodo itu bermain penuh percaya diri. Dengan memasukkan pemain andalannya, antara lain Nurul (penjaga gawang), Wasiyanto Gondrong, Sumardi, Agung, Didik, Wahyudi, Eko Kancil, Kodir, Muslimin, Nurcoyo, dan Rozikin.
Sedangkan Budiharjo, pelatih Eks PSIS (Arkatama) memasukkan beberapa pemain yang berpengalaman, diantaranya 1 Deni Rumba, Idrus Gunawan, Modestus Setyawan, dengan penjaga gawang Basuki. Nampak pula pemain asing anyar PSIS, Gaston Chenna ikut diturunkan untuk membantu daya gedor timnya.
Pada pertandingan yang dipimpin oleh wasit Fauzi tersebut, tim dengan sebutan Laskar Kalong itu tampil menyerang. Dengan formasi yang digunakan 4-4-2, Kapten tim Persip Kodir bisa mengkoordinasikan timnya dengan baik.
Akhirnya, usaha keras yang dilakukan Kodir dan Eko Kancil cs bisa membuahkan hasil. Melalui assist cantik dari Nurcoyo, striker Persip Rozikin pada menit ke-35 mampu melesakkan bola ke gawang ex-PSIS yang dijaga oleh Basuki. Sontak saja, lesakan gol dari Rozikin itu disambut dengan riuh oleh official tim Persip dan ribuan Kalongmania.
Pada babak pertama, tidak ada pergantian pemain dari kubu Persip. Sedangkan dari tim Ex-PSIS (Arkatama), tercatat pelatih tim Ex-Psis Budiharjo satu kali mengganti pemainnya. Antara lain, Iwam HW yang digantikan oleh M Irfan pada menit ke -39. Hingga peluit tanda babak pertama berakhir, skor belum berubah, yaitu satu gol untuk Persip Pekalongan.
Memasuki babak kedua, strategi nampak berubah. Pergantian beberapa pemain pun terjadi. Di kubu Persip, Wasiyanto masuk menggantikan Sulis. Pelatih ex-PSIS Budiharjo pun nampak mengubah pola permainan anak asuhnya. Mereka lebih agresif melakukan serangan ke garis pertahanan Persip dibanding ketika babak pertama.
Begitupun dengan permainan dari Persip, tidak mengendurkan serangan ke garis pertahanan Deni Rumba Cs. Tak kurang ada tiga peluang dari serangan yang dihimpun oleh Persip yang nyaris membuat gawang Eks PSIS kembali kebobolan.
Terlebih ratusan Kalong Mania tak henti-hentinya memberikan support kepada tim kebangggaannya itu. Bahkan, pertandingan tersebut disaksikan langsung oleh Ketua KONI Pekalongan Ricsa Mangkulla dan Kapolresta Pekalongan AKBP Aris Budiman.
Bahkan, beberapa kali tim asuhan Budiharjo harus melakukan pelanggaran terhadap pemain-pemain Persip. Pemain Persip bernomor punggung 5, Didik, sempat dilanggar oleh Deni Rumba. Menit ke-57, Rozikin, bahkan harus digotong keluar lapangan dan digantikan M Fatih, setelah terjadi benturan mengenai dadanya oleh pemain Ex-PSIS.
Pelanggaran lainnya dilakukan oleh Heri S di menit ke-57, terhadap salah satu pemain Persip Pekalongan. Satu pelanggaran keras oleh pemain Eks PSIS bernama Sunarso terhadap pemain Persip, Suroso, di menit ke-77.
Sehingga, akibat pelanggaran itu wasit Fauzi menghadiahkan kartu kuning bagi Sunarso. Kemudian, pada menit ke-72, Penjaga Gawang kawakan PSIS masuk menggantikan Basuki.
Namun, dengan disiplinnya sektor pertahanan dari para pemain Persip, serangan yang dibangun Deni Rumba cs belum bisa memasukkan bola ke gawang Persip. Hingga peluit panjang dibunyikan menandai berakhirnya pertandingan, skor tidak berubah. Kemenangan 1-0 bagi Persip Pekalongan.
Seusai pertandingan, Pelatih Persip Pekalongan Sugeng Widodo mengungkapkan bahwa ia senang dengan permainan anak-anak asuhnya. "Tadi anak-anak bermain bagus. Koordinasi di berbagai lini bisa berjalan, seperti yang telah saya instruksikan kemarin," ujarnya senang.
Sebenarnya, lanjut Sugeng, Persip beberapa kali mendapat peluang untuk menciptakan gol tambahan, hanya saja peluang-peluang tersebut tidak mampu menambah jumlah gol bagi Persip.
Ditanya mengenai pertandingan selanjutnya melawan Persikaba Blora pada Minggu (27/6) besok sore, Sugeng mengatakan akan tetap tampil menyerang. "Besok kita akan tetap tampil fight seperti hari ini, kami yakin akan menang, meski kami belum tahu kekuatan tim lawan secara menyeluruh," ungkapnya.
Pihak manajemen Tim Ex-PSIS Semarang (Arkatama FC), Erwin Tunggal, mengatakan kepada Radar, bahwa kekalahan timnya tersebut karena tim belum terbiasa dengan kondisi lapangan.
"Kami baru tiba, dan belum sempat mencoba lapangan. Tadi ada kesalahan pemain belakang, sehingga Persip bisa membuat gol. Namun, mulai babak ke-dua tim kami mulai tampil menyerang, akan tetapi karena pertahanan Persip yang bagus, kesempatan mencipta gol belum bisa kami dapatkan," ujar Erwin.
Senada dikatakan Pelatih Arkatama, Budiharjo. "Anak-anak tadi sudah bermain bagus. Tetapi, pada babak pertama mereka belum bisa menyesuaikan diri dengan lapangan. Pada babak ke dua, kami bisa lebih memberikan beberapa serangan keada Persip," ujarnya.
Terpisah, Ketua KONI kota Pekalongan, H Ricsa Mangkulla menuturkan kegembiraannya atas kemanangan ini.
"Dari pantauan saya, permainan anak-anak sudah semakin bagus dan mengutamakan kerjasama tim. Selain itu, mereka juga bertanding dengan tenang dan sportif, sehingga relatif jarang melakukan kesalahan," ujarnya.
Terlebih, menurut Ricsa, pemain-pemain bisa menampilkan permainan yang menarik, seprti yang telah ia janjikan. "Anak-anak bisa mengendalikan emosi mereka, antar lini hidup, dan bisa memanfaatkan lebar lapangan," pungkasnya.
Laga eksibisi segitiga ini masih menyisakan 2 pertandingan lagi. Sabtu (26/6) sore ini, tim kesebelasan Ex-PSIS akan bertanding melawan Persikaba Blora. Besok, Minggu (27/6) tim kebanggaan Kota Batik, Persip Pekalongan kembali akan berlaga, melawan Persikaba Blora.
Turnamen segitiga ini diselenggarakan Pengcab PSSI Kota Pekalongan bersama KONI Kota Pekalongan, dalam rangka menunjukkan kepada masyarakat, bahwa Persip Pekalongan telah masuk pada Divisi I PSSI.
Even ini juga dijadikan sebagai ajang seleksi pemain Persip yang akan dipilih untuk ikut berlaga pada kompetisi Divisi I Liga Indonesia yang akan dimulai pada September mendatang.
Baca Lanjutannya......